StartUp Unggulan(ku)

Jadi, kali ini aku mau bahas tentang beberapa start up yang sering berinteraksi dengan kehidupanku. StartUp2 ini karya anak bangsa dan kita wajib bangga. Tak perlu banyak prakata, aku langsung bahas satu persatu.

1. GOJEK

Karena start up satu ini sudah ga asing lagi dan banyak yang udah nyobain. Aku ga usah bahas ya. Intinya sih ini start up dalam bidang transportasi.

Untuk start up satu ini aku pun ga kasih nilai. Udah mainstream penggunanya.

2. Kitabisa.com

Start up ini awalnya di bawah pengawasan Rumah Perubahan Pak Rhenald Kasali, sekarang sudah mandiri. Kitabisa.com adalah situs yang memberi tempat pada kita untuk berbagi dengan sesama. Kitabisa.com adalah situs crowd funding atau situs pengumpulan dana, nah dana2 yang dikumpulkan di sini ditujukan untuk kegiatan sosial. Jadi kalo bingung mau berbagi ke mana. Cobalah main ke kitabisa.com

Kitabisa.com aku kasih nilai 8 karena ia adalah agen yang menghubungkan orang baik. Ya pokoknya bagus deh jadi aku kasih nilai segitu.

3. Indves.com

Sama seperti kitabisa.com, indves.com juga berupa crowd funding juga. Bedanya tujuan dari inves.com membantu ukm-ukm yang mencari modal. Nah, jadi kalo kalian mau nyobain untuk investasi, bisa juga untuk nyobain yang satu ini. Investasi + membantu ukm-ukm ketje kan?

indves.com cukup menarik perhatianku meski sampai saat ini aku belum nyobain investasi di sana. Hal yang menyebabkan belum investasi karena aku ngerasa belum dapet yg sreg untuk didanai. Kekurangannya juga masih belum banyak yang mendaftar sebagai pencari modal di sana sehingga pilihan pun dikit. Nilai untuk indves.com cukup 7 aja

4. Geevv.com

Aku pernah sekali membahas start up yang juga karya anak UI satu ini. Geevv.com itu mesin pencari yang punya tagline giving while searching. Tagline itu muncul karena setiap kita mengetikkan 1 kata kunci kita sama saja telah menyumbang sebesar 10 rupiah yang nantinya akan didonasikan oleh geevv.com untuk kegiatan sosial. Mau nyobain seunik apa mesin pencari satu ini? Cek aja di geevv.com

geevv.com masih dalam tahap pengembangan sehingga bila dibandingkan dengan si pencari nomor 1 di dunia seperti anak SD dan lulusan S3. Masih kalah tetapi semoga kedepannya makin oke. Aku kasih nilai 7-8 karena agak ragu kalo 7 kekecilan 8 kegedean…

5. Flip.id

Bagi yang suka transfer beda bank tapi ga mau kena potongan biaya, kamu bisa cobain flip.id sebagai rekan kamu bertransaksi. Flip.id akan membantumu mengirimkan uang ke bank yang berbeda tanpa memungut 1 rupiah pun dari saldo di rekeningmu. Meski meminta kode unik saat transfer, setiap rupiah yang dijadikan kode unik akan masuk ke dalam akun kakak di flip.id dan bisa dicairkan saat sudah bernilai 10 ribu rupiah. 

Kalo aku sendiri memberi pendapat aplikasi ini sangat bermanfaat dan sangat membantu. Aku sih akan kasih nilai 9.

Yap itu deh start up Indonesia yang kadang berinteraksi denganku. Semoga kedepannya makin banyak start up Indonesia. Bahkan kalo bisa kita beli kembali Indonesia… asssek…

Terima kasih sudah membaca tulisan ini. Silakan dibaca-baca lagi tulisan yang lain di blog ini permadiheru.wordpress.com

Advertisements

Munculnya IndonesiaX

Coursera.org siapa yang tahu tentang situs ini? Situs satu ini adalah salah satu bentuk kursus online yang disediakan secara gratis dari berbagai universitas di dunia. Kita bisa mengikuti kursus gratis dan mendapatkan sertifikat pula. Continue reading

Tentang Cak Nun Kita

Pada suatu pengajian Cak Nun di Demak, tiba-tiba ada seorang remaja naik ke atas panggung. Dengan sigap, panitia acara lantas mengusir remaja laki-laki gila tersebut, karena panitia dan masyarakat sekitar tahu bahwa remaja laki-laki tersebut memang terkenal gila betulan.

Di saat ribuan orang menganggapnya gila, hanya satu orang yang mau menyapa hatinya. Cak Nun memanggil remaja laki-laki gila tersebut untuk kembali ke atas panggung. Di saat ribuan orang menganggapnya seperti virus penyakit sehingga harus dijauhi, bahkan kalau perlu diludahi kalau nekat mendekat, Cak Nun langsung mendekap tubuh bocah kesepian tersebut. Continue reading

Kita (Bukanlah) Tuan Rumah Yang Baik

Masyarakat Indonesia sudah di kenal dunia sebagai masyarakat yang ramah. Itu adalah fakta yang membuat banyak wisatawan mancanegara datang ke Indonesia. Keramahtamahan masyarakat Indonesia ini sayangnya tidak diikuti dengan gaya hidup masyarakat yang tertib dan teratur. Hal inilah yang menjadikan kita sebagai tuan rumah di rumah kita sendiri untuk menjadi contoh bagi para wisatawan mancanegara.

Continue reading