Hidup Yang Aman

Tidak seperti perasaan sayang yang begitu halus, lembut, dan tenang bagai air sungai. Jatuh cinta begitu menggebu-gebu, parahnya perasaan itu adalah perasaan yang paling tidak tahu diri. Bagaimana tidak, aku yang seorang yang berada di strata terbawah terpanah asmara oleh lengkung senyum yang diberikan olehnya yang berada di strata atas. Dia jauh di luar yang bisa aku gapai tetapi nyatanya aku masih saja menyimpan perasaan ini padanya. Toh, dia juga tak akan tahu tentang perasaan ini. Mana berani aku ungkapkannya. Continue reading

Ramadhan Berlalu, Lalu?(1)

Ramadhan telah berlalu, Syawal sudah kita jajaki. Bulan yang penuh berkah telah meninggalkan kita, akankah kita bertemu dengannya kembali di tahun depan? Tak ada yang bisa memastikan, karena kita tak pernah tahu kapan ajal menjemput kita. Semangat Ramadhan haruslah terus dijaga, karena Ramadhan menjadi awal yang sangat baik untuk kita mengawali langkah baru yang lebih baik. Dan salah satu cara untuk menjaga semangat Ramadhan di bulan Syawal, kita bisa mengawalinya dengan tetap rajin membaca Al-Quran, sholat sunah tetap dijalankan (termasuk tahajudnya), serta puasa syawal yang mana bisa membuat kita mendapat pahala 1 tahun berpuasa. Continue reading

Ketika Rumahmu Sudah Tidak Lagi Seperti Rumahmu

Mungkin sudah saatnya untuk enggak terlalu lama di rumah orangtua. Karena mungkin, rumah yang dulu menjadi rumah kini telah tidak lagi menjadi rumah. Ada tiga hal yang bisa dilakukan, beli rumah, ngontrak rumah, atau ngekos. Mungkin usia yg membuat diri menjadi tidak merasakan kehangatan rumah lagi atau mungkin karena perjalanan waktu dan kehidupan nyata yang membuat rumah lama tak lagi seasyik dulu. Atau bisa jadi karena hal lain… ah entahlah. Mungkin ini adalah kepulanganku yang terakhir karena ingin pulang. Mungkin kedepan, aku pulang karena terpaksa… 

Merayakan Patah Hati

Tak ada yang tak bisa dirayakan. Ketika berbahagia atau ketika berduka. Semua bisa kita rayakan. Kali ini aku akan rayakan perasaan patah hatiku. Bukan untuk mengumbarnya tetapi untuk menyatakan pada dunia bahwa hati tak perlu berlebihan merasa sedih…

Nuna Kecil (Edisi Sampingan) – Bukan Cerpen

Aku ga pernah nyangka kalo cerpen Nuna Kecil terus berlanjut hingga saat ini. Meski saat ini pun sedang enggak ditulis atau pun dibuat konsep ceritanya. Namun, Nuna kecil ini kisah yang sampe saat ini enggak berminat aku tamatin. Lanjut terus. Kayak Doraemon yang enggak tamat, Nobita yang enggak lulus-lulus SD. Begitu pula dengan sosok Lupus yang SMA terus. Aku buat konsep Nuna kecil sebagai siswi SMA dan sampai saat ini pun masih terus memperjuangkan ceritanya sebagai siswi SMA. Meski di beberapa cerita aku mengisahkan tentang dia yang udah lulus SMA atau pun sudah lebih dewasa tetapi ketika mengonsep lagi tentang Nuna Kecil, cerita akan kembali saat ia menjalani masa SMA-nya. Sampe saat ini sih masih ga ada kelanjutan dari ceritanya. Ha wong cerita yang mau dibuat seri ini mandeg di awal. Semakin lama jadi semakin enggak produktif nulis nih. Enggak punya semangat. Semoga kisah Nuna Kecil kembali lagi nanti.