Maijo

Apakah kalian pernah mendengar cerita tentang Maijo? Peri hutan yang dapat mengabulkan permintaanmu yang berkaitan tentang tumbuhan…

Mungkin kebanyakan dari kalian belum pernah mendengar tentangnya. Bisa saja kalian lebih mengenal sosok bernama Lorax. Peri hutan karya Dr. Seuss…

Sebetulnya Maijo adalah modifikasi Lorax yang aku buat untuk kegiatan dongeng bertemakan hutan. Ada sedikit modifikasi cerita di sana tetapi intinya saja tentang hutan dan eksploitasinya yang berlebihan.

Aku akan tuliskan cerita dongeng tentang Maijo. Namun, tidak di postingan kali ini. Moga aja aku ga lupa dan ga males ya…

Serta cerita perjalananku dari Rangkas menuju Hutan Adat di daerah banten. Tak lupa pula tentang jampi-jampi karya Mas Mering dalam menulis sebuah tulisan kreatif. Tunggu ketiga tulisanku yang terinspirasi dari perjalanan di tanggal 17 Desember kemarin… 

Advertisements

Pejalanan Sore Ini

Ojek online adalah salah satu moda transportasi paling beken saat ini. Banyak orang menggunakan ojol karena mudah dan harganya yg lebih bersahabat… tak terkecuali bagiku…

Sore ini aku menggunakan ojol dari Grab (yg lagi diskon 80%). Pengemudi asli dan yg di aplikasi beda. Katanya sih itu anaknya. Ga jadi masalah sih. Namun saat aku bilang aku akan menuju stasiun Kebayoran si bapak ga tau jalan nih. Aku pun ga gitu tau jalan karena baru kali ini.

Si bapak pun akhirnya tanya temennya. Pas tanya temennya kok aku ngerasa ada yg aneh. Si temennya ini ngasih tau jalan yg agak2 beda dari yg awal tadi aku lalui. Akhirnya aku pun pake gmaps.

Sayangnya, si bapak ga mau nurutin apa yg aku kasih tau untuk menuju stasiun Kebayoran. Bukannya mendekat eh malah jadi lebih jauh. Pas aku kasih tau lagi bahwa aku pake peta eh bapaknya bilang “nanti tanya aja ya sama orang”. Ya udah terserah aja. Bahkan aku bilang stasiun mana pun boleh. Ya asal stasiun mah gampang akunya.

dan akhirnya aku pun jalan2 di daerah jakarta selatan. Muter2 gratis, karena kalo dari rute asli ga sejauh itu…

makasih loh pak udah dikasih kesempatan muter2 sore.

Rute terdekat (yang ingin aku kasih tau) warna biru. Rute yang diambil warna merah muda  

3.12.2017

Biasanya, aku cuma menghabiskan akhir pekanku dengan bersih-bersih kamar, ke pasar, atau malah bermalas-malasan. Entah karena emang ga ada kerjaan atau memang ga punya kegiatan di akhir pekan.

Anggap saja itu sebagai hal yg menyedihkan, meski memang hal itu sangat menyedihkan.

Namun, akhir pekan kali ini beda. Diajakin dongeng di Perpusda yang berada di kota Serang. Perjalanan yg cukup memakan waktu. Hal yang agak menggelikan. Jumlah waktu dongeng (1 jam) lebih sebentar dibanding waktu tempuh pergi pulang yang harus aku lalui.

Mungkin karena memang kegiatannya cuma dongeng jadi ya… 1 jam aja kayaknya terlalu lama eh atau sebentar. Kemarin sih aku keasyikan hingga ga sadar waktu. Bahkan pengen nambah…

Mungkin kesempatan selanjutnya tidak hanya dongeng tapi juga ada aktivitas lanjutan. Jadi satu rangkai acara. Misalkan saja selanjutnya kegiatan menulis cita-cita dan menceritakan alasannya (karena kemarin temanya tentang cita-cita) atau kegiatan lain. Itu mah bisa aja tinggal konsep.

Evaluasi untuk kemarin…

Dongeng pertama kurang oke, karena bener-bener beda dari persiapan. Anggap aja ga sesuai dengan rencana awal. Ego membuat cerita dadakan lebih besar dari rencana di pagi hari. Berbeda banget dengan dongeng selanjutnya, di dongeng kedua… cerita lebih oke alurnya. Sesuai dengan rencana dan lebih bisa berinteraksi dengan baik dengan adek-adeknya.

Jujur sih pernah juga buat cerita dadakan. Dan seperti kali ini juga, agak-agak ga oke. Bener sih kata Kak Aiyo, dongeng tanpa cerita yg matang itu tindakan yang ngawur.  Mungkin besok-besok harus lebih sabar dalam menghadapi godaan buat cerita baru karena tercetus ide…
Oke begitulah cerita di akhir pekan kemarin. Semoga di akhir pekan selanjutnya pun lebih berwarna serta terhindar dari apesu (akhir pekan suram).

Serta, kalo ada kegiatan sosial boleh banget ajakin Permadi. Kalo lagi kosong anaknya mau kok diajakin… udah ah gitu aja. Makasih!!! 

Menata

Menata adalah salah satu hal yang dilakukan pustakawan, ya menata buku di rak. Menatanya agar lebih mudah dicari dengan mengelompokan buku-buku tersebut sesuai dengan subjek (hal yang menjadi isi buku tersebut), contohnya saja buku-buku yang berkaitan tentang psikologi akan didekatkan dengan buku-buku yang berkaitan dengan psikologi, buku-buku ekonomi dekat dengan buku-buku tentang hukum dibanding dengan buku-buku yang berkaitan dengan fisika, karena mereka sama-sama di bidang sosial. Namun, lebih dari itu semua. Setiap orang perlu untuk menata. Continue reading

Inilah Kehidupan

Selamat datang, aku tahu aku sudah terlambat untuk mengucapkannya karena sekarang kita sedang menjalaninya. Kehidupan, sebuah hal yang sangat luar biasa. Yang mana terkadang kita terjebak dalam rutinitas yang membuatnya nampak biasa-biasa saja atau bahkan membosankan. Lebih dari apa yang pernah kita bayangkan, kehidupan kita adalah hal yang sangat luar biasa bila kita bisa menggunakan waktu tersebut. Hufft… hal tersebut akan sedikit berbanding terbalik dengan apa yang tadi aku tuliskan ya? tentang kehidupa, rutinitas dan segala hal yang seakan membuat kita berada di lingkaran yang tiada batas. Continue reading

Lingkaran Tiada Henti

Pertama, tulisan ini akan sedikit mengulas tentang season 2 dari serial “the good place” (bahkan menjelaskan tentang akhir dari season 1), sehingga bagi kalian yang sedang nonton atau tertarik menonton serial tersebut dan tidak berminat untuk mendapat spoiler segera hentikan membaca tulisan ini. Namun, bila tetap berminat untuk melanjutkan semua ditanggung oleh pribadi masing-masing. Continue reading

Dagelan

A: Aku punya sebuah guyonan…

B: Apaan?

A: Ini (kasih liat majalah)

 B: Wah… parah yak…

A: Ga cuma sampe situ… aku kasih tambahan nih… (membalik majalah)

B: YA ALLAH!!!!😱😱😱😱😱