Merelakan

Apa yang sebenarnya kita relakan? Tidak ada yang mutlak kita miliki, tidak untuk nyawa kita sendiri. Sehingga tak perlu pula merasa begitu bersedih saat kehilangan. Karena pada dasarnya semua hanyalah milik-Nya. Ia bisa saja sewaktu-waktu mengambil apa yang memang menjadi milik-Nya. Selalu siap akan kehilangan, selalu siap akan kepergian. Itulah yang harus kita jaga di dalam diri kita. Agar kita bisa menikmati apa yang Ia pinjamkan kepada kita.

Sampai pada waktunya tiba, kita sudah siap untuk melepaskan. Karena merelakan apa yang memang bukanlah milik kita adalah hal yang memang harus kita persiapkan. Tak ada yang perlu untuk dipersedih, karena awalnya kita memang tidak memilikinya.

Advertisements
This entry was posted in islamic.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s