Menikmati Sipirok

Kemarin, kiriman cokelat, kopi, dan rambut nenek (arum manis) sudah sampai di tangan. Sembari istirahat sejenak dari kerjaan aku cobain tuh arum manis dan cokelatnya.

Namun, sebelum aku ceritain rasanya. Aku mau cerita tentang kemasannya. Kemasan arum manis, bener2 bagus. Dengan adanya zipper yg bisa dipakai agar ga cuma 2x makan. Kemasan cokelatnya pakai kemasan tempat makan. Menurutku ini mewah. Karena jarang2 dapet yg dikemas gini. Lalu untuk kopinya. Ya biasa aja. Bagus banget kalo kemasan kopinya juga pake zipper. Apa lagi bagi anak kosan kayak aku yg ga punya tempat untuk kopi.

Rasanya? Rambut nenek mengadopsi rasa melon. Sayangnya kurang terasa melonnya. Bisa jadi rasa yg ga terlalu kuat ditampilkan agar ga ngerusak citarasa itu sendiri. Cokelat? Enaklah… dan pas saat makan cokelat. Aku menyadari bahwa ada lubang tak kasat mata di gigi graham kiriku. Karena terasa agak nyut. Hedeh… dan yang terakhir kopi. Aku belum nyobain kopinya tapi dari baunya sih enak. Belom kucobain karena gula di kosan abis. Belom beli lagi. Ngopi tanpa gula itu bagai teh tanpa gula. Enggak ada rasa manisnya.

Lebih dari rasa dan kemasan dari Sipirok Kopi. Aku sangat suka pelayanannya. Semoga sukses untuk usahanya… 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s