Membenci

Aku tak pernah setuju bahwa membenci seseorang itu hal yang baik. Apa pun alasannya. Aku tak pernah setuju bahwa ada kalanya membenci itu adalah sebuah hal yang benar. Tak pernah sekali pun. Karena aku tahu, sangat mengetahui seperti yang pernah aku rasakan pula. Membenci itu melukai diri sendiri. Hal itu membuat kita menghabiskan masa hidup dengan sebuah beban yang begitu berat di dalam hati.

Dan bila harus membenci, mungkin sifat dan tidakan dari seseoranglah yang lebih baik kita benci. Sangat paradoks dengan kata-kataku sendiri sebelumnya di mana membenci adalah hal yang tidak baik. Sayangnya, kita bukanlah makhluk yang seutuhnya bisa menghilangkan rasa benci tersebut. Dan bila akhirnya kita harus membenci seseorang. Semoga kita bisa keluar dari zona tersebut. Kemudian kita melangkah menapaki pelajaran dari perasaan benci itu.

Lalu, bagaimana bila akhirnya kita membenci diri kita sendiri? Satu hal yang aku pelajari, perjalanan masih terus berlanjut…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s