Surat Cinta

Aku menulis sebuah surat cinta untukmu. Banyak orang berkata itu kuno, sudah tak zamannya lagi menunjukkan perasaan melalui kata-kata. Apa lagi mengirimnya dalam bentuk sepucuk surat cinta. Namun, tidak bagiku. Aku merasa bahwa aku lebih bisa leluasa untuk ungkapkan segala yang aku rasa melalui kata-kata dan surat menjadi perantara yang kupilih untuk ungkapkan itu padamu.
Semoga ia tiba di tempatmu tepat waktu dan tepat tertuju padamu. Bukan pada orang lain. Karena aku hanya ingin perasaan ini hanya terbaca olehmu. Mungkin aku akan kembali mengirimimu surat cinta di lain waktu. Tunggu saja. Waktu itu akan tiba.

Advertisements
This entry was posted in cerpen.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s