Kita Cuma Teman

Kita cuma teman. Tiga kata saja. Sebuah cerita sedih. Kamu dan aku tak berubah dari dulu, entah dari status yang tetap bergelar teman. Hingga obrolan kita yang tetap kaku. Perasaan kita sudah jauh tak bersua. Sayangnya itu tidak cukup untuk membuat kita saling bercerita panjang lebar.
Syukurlah. Kita adalah teman. Karena bila lebih dari itu. Mungkin salah satu dari kita bisa gila karena obrolan kita.

Advertisements
This entry was posted in cerpen.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s