Ninit, Sebuah Legenda

lebay banget kalo bilang Ninit itu legenda. Namun, apa daya karena pengen pake judul kece jadilah Ninit sebagai legenda. Entah kapan pertama kali aku menikmati Ninit, yang pasti saat ini aku sedang ingin menikmati ayam di Ninit. Menurut seorang teman sekarang Ninit udah ga begitu enak. Ya masa bodo deh dengan komentarnya, kan yang namanya selera beda-beda. Terakhir makan masih enak kok, masih mau nambah ini.

Selain sama keluarga pernah sekali makan sama temen di sana. Dan awalnya mau ngajak temen-temen di Magelang untuk makan di sana. Sepertinya sih enggak jadi. Enggak semangat lagi untuk ngajak setelah komentar Ninit enggak enak. Ya udah deh, makan sendiri dulu untuk saat ini. Semoga nanti ada waktunya ngajakin si dia makan bareng di sana.

Eh, ini bukan postingan galau. Beneran, ini postingan tentang Ninit. Dan apa pun kata orang, aku mau nikmati ayam goreng ninit lagi. Setelah sampai di Magelang aku akan kembali nikmati ayam goreng Ninit. Bener-bener pengen Ninit…^^d

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s