Jika Kalian Bertanya Tentang Judul Karya Ini Aku pun Tak Tahu Apa judulnya

Awalnya aku tak pernah menduga. Semua akan berakhir seperti ini. Aku hanya hamba-Nya. Sudah jelas, aku tak punya kuasa tentang takdir dan kehendak-Nya. Jika daun pun akhirnya berguguran, seperti itu pula hatiku ini. Gugur dalam menghadapi kenyataan tentang cinta. Aku tak bisa lagi melangkah maju. Hanya jalan buntu yang ada di depanku.

Dan aku harus memutar balik langkahku. Mungkin pula lebih dari sekadar putar balik, aku harus memulai dari awal lagi. Meskipun aku tak tahu, di mana awal yang baru untuk aku jalani. Aku sudah tak mengingat lagi awalan yang harusnya jadi awal baruku. Atau mungkin memang tak ada, aku hanya perlu untuk melanjutkan kisahku.

Membuka lembar baru dan cerita cinta yang lama ini pastilah akan usang pada waktunya. namun, mungkinkah aku akan bisa bertahan? Ataukah aku hanya terlalu berlebihan menghadapi semua ini? sekadar patah hati adalah hal yang biasa dialami oleh banyak orang di luar sana. Dan  aku hanya salah satu dari mereka yang sedang mengalaminya.

lalu, bagaimanakah cara untuk mengucapkan selamat tinggal pada cinta lama yang sudah terlalu lama ada di dalam hati ini. Cinta yang akhirnya punah. Karena janji sehidup semati dia yang kucinta telah terikat oleh yang lain. Dan bisakah aku bahagia atas bahagia yang ia rasa?

 

Permadi Heru p

23 Nopember 2015

12.57 WIB

*Dalam edisi membuat kumpulan karya tentang cinta dan patah hati

Advertisements
This entry was posted in puisi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s