Presensi Dulu…

“Misi, Mas/Mbak. Sebelum masuk silakan tasnya diletakan di tempat penitipan tas dan presensi dulu,” begitu ucapku pada anak-anak yang masuk ke perpustakaan.

Namun, sayangnya tidak ada yang ngerti dengan kata presensi. Mereka lebih kenal dengan kata absen. Sehingga, aku pun mulai untuk mengatakan, “Mas/Mbak, silakan absen dahulu.”

Iya, aku tau itu salah. Namun, gimana lagi coba. Ya udahlah ya, yang penting ngerti sama ngerti aja deh. Bahasa itu untuk mempermudah komunikasi bukan untuk mempersulit.

Hal yang disayangkan sih dari kecil diajarkannya tuh absen bukan presen(si). Semoga kedepannya bisa berubah dari yang biasanya absensi dulu jadi presensi dulu…

 

12.02 WIB di tanggal 15 Oktober 2015

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s