23.23 di 5 Juni 2015

Bidadari,
Dengan senyumnya
Ia meresonansikan kebahagiaan
Hingga lubuk hati
Masuk melalui pori-pori
Mungkin pula terhirup
Layaknya udara
Memenuhi paru-paru
Seperti oksigen yang ikut diangkut darah
Menuju seluruh tubuh
Sesampainya di otak
Maka ia yang bertahta
Dalam pikiran pun hanya ada ia seorang
Bidadari
Itu baru tentang senyumnya
Lalu bagaimana dengan lainnya?
Tak cukup karya ini ceritakan semua
Mungkin kau harus bertemu dengannya
Bidadari…

Advertisements
This entry was posted in puisi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s