Iseng sore

Tulisan ini dibuat di sore hari yang mana hujan meramaikan suasana sore ini. Dingin menyatu dengan gemericik suara hujan dan lolongan petir. Angin bertingkah begitu liar, tak salah bila beberapa batang serta ranting2 pohon ikut terbawa ke arah si angin. Bila dilihat dari yang pernah ada, dedaunan pun terkadang terbawa oleh hebusan kuat hingga tak lagi menyatu dengan pohon. Ah, jika badai seperti ini. Pohon bersama dengan akarnya bisa tercerabut pula dari tanah.
Karena kadang kita tak bisa menjaga lingkungan kita. Akhir2nya banjir datang juga. Bodohnya kita menyalahkan hal di luar diri kita. Mana ada yang mau menyalahkan diri sendiri yang buang sampah sembarangan atau sejenisnya. Ya mau gimana lagi…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s