ceren baru

Sedih? Dikit sih, jujur aja itu yang memang terjadi pada seorang yang memang ga dianggap. Namun, mau apa lagi coba? Ngeluh? Uring-uringan? Marah-marah? Ngumpat? Udah ga zaman. Ya, inilah kisah tentang diriku. Semoga, siapa pun yang membaca bisa tetap semangat seperti diriku ini saat ini. Semangat? Sangat!!! Karena kita begitu spesial!!!

“Oh ya, ini kue untukmu,” ucap Mila dengan terburu-buru padaku. Ia menyerahkan sebungkus kue bermerek.

“Emang mau ke mana?” tanyaku penasaran.

“Si Beny udah nungguin untuk karaokean,” jawabnya.

‘Oh, karaoke? Okelah… ga diajak. Hohoho, sial,’ umpatku dalam hati.

“Ya udah, makasih,” aku tersenyum simpul.

Dalam hati aku dongkol minta ampun. Satu angkatan, satu kelas, ada kegiatan main bareng enggak diajak. Yah, emang gitu sih. Semua orang bermain bergerombol, sering menyisihkan orang-orang tertentu. Ya, salah satu orang yang tersisihkan ya aku ini.

Keadaan kamar kosku sedikit berantakan, beberapa baju kotor tergeletak di samping meja belajarku. Aku masih malas untuk menyetrikanya. Aku tiduran di kasur kamarku yang empuk, bantal bergambar beruang duduk di bulan sabit menutupi seluruh wajahku. Kekesalan masih melanda diriku ini. Namun, sebuah suara berucap pelan menenangkan diriku.

“Hei, udahlah ga usah emosi. Ga diajak karaokean aja marah-marah. Apaan sih, kayak anak kecil aja…,” ucap suara tersebut.

“Iya sih, itu udah sering juga terjadi. Kenapa pula aku kesal tetapi tahu ga sih rasanya ga dianggap?” balasku.

“Bersyukurlah, karena dengan tidak diajak tadi kamu jadi bisa menggunakan waktu lebih banyak untuk hal lain kan?” balasnya kembali.

“Oke, itu benar tapi aku juga mau kumpul-kumpul,” aku tak mau kalah.

“Jika kumpul-kumpul hanya membuatmu menjadi lupa akan hal yang lebih penting, mengapa kau ingin sekali hal tersebut?” tanya suara tersebut.

“Lalu, apa yang harus aku perbuat?” tanyaku.

“Kau sudah tahu jawaban tentang apa yang kau tanyakan,” aku merasa sosok tersebut tersenyum simpul.

“Iya, aku tahu. Aku bisa gunakan untuk membaca buku, aku bisa gunakan untuk menulis cerita-cerita yang ingin aku buat. Aku ingin menjadi penulis, sehingga aku harus banyak membaca, banyak menulis,” jawabku.

“Nah, itu benar sekali. Aku nantikan kemajuan yang terjadi pada dirimu,” suara tu pun menghilang.

Aku bangkit dari tidurku. Aku tersenyum, tekadku sudah bulat, sebulat bola ping-pong. Aku sudah tak akan lagi menyesali ketidakadilan yang terjadi padaku. Hidup ini terlalu singkat untuk terus diratapi sementara begitu banyak hal yang harus disyukuri.

Aku sedang berkutat dengan laptopku, menatap jendela microsoft word yang sedang menuliskan kata demi kata yang sedari tadi menggentayangi diriku di dalam otakku ini. Semua akhirnya bisa tercurahkan dalam bentuk kata dan menjadikannya kalimat. Sudah tak tahu lagi, aku terus saja menarikan jari-jemariku di keyboard laptop. Aku memiliki duniaku sendiri. Di sini, ya di sini.

Bunyi dering hape mengalihkan padanganku dari layar laptop menuju hape yang berada di samping laptop. Aku ambil hapeku, sebuah pesan singkat masuk ke dalam hapeku. Aku membacanya dan langsung mengetikkan jawaban untuk membalas pesan singkat tersebut. Sebuah tawaran kegiatan sosial. Itu adalah hal yang ada di dalam pesan singkat yang baru saja aku terima.

Sabtu besok, aku bersama beberapa teman diajak untuk ikut kegiatan mengajar anak-anak sekolah dasar di rumah belajar fakultas. Aku menerima tawaran tersebut, aku mendapat jatah untuk tim hore di sana. Bermain bersama anak-anak kecil. Inilah hal yang aku lakukan dalam mengisi kegiatanku. Mungkin aku jauh dengan teman-teman sekelasku, seangkatanku, mungkin aku tak berarti bagi mereka. Namun, aku juga yakin. Di sini, aku merasa lebih dibutuhkan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s