Pernah

Pernah

Pernah aku menyukai seorang wanita

Ia manis dan baik hati

Saat aku bertanya tentang dirinya

Ia telah bersama seorang yang lain.

Aku tahu, aku terlambat mengenalmu

Senyum simpul tertata rapi

Hiasi wajahku saat tahu hal tersebut

Sebuah ucapan selamat aku utarakan

Ya, ucapan yang terbungkus oleh kesedihan

Tanpa tersadari oleh seorang pun

Aku melangkah

Menjalani hidupku yang terus bergerak

Hingga suatu masa

Aku temukan seseorang

Pengganti cinta yang pergi

Karena hidup yang terus berjalan

Cinta pun bisa datang kembali

Kubahagia

Bertemu sosoknya di sana

Hingga akhirnya aku tahu

Hidup terlalu singkat bila aku berhenti

Nikmati hidup ini

Karena cinta akan datang

Pada waktu yang tepat

Seperti saat ini

Saat aku jatuh cinta

Pada sosok gadis belia

Berpipi putih dengan merah merona

23.49 WIB

29 Mei 2012

Jujur, puisi di atas bukanlah cerita tentangku. Bukan pula apa yang aku rasa saat ini. Aku hanya ingin membuat puisi tentang cinta. Secara mendasar ada sebuah petuah, sebuah pesan yang secara implisit ingin aku kirimkan melalui puisi di atas. Semoga kalian melihatnya dengan jelas. Karena hal itu sangat sederhana^^v

Permadi Heru

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s