inspirasi dari sebuah tindakan

maaf bila aku tak menyebutkan namamu. bukan berarti aku tak ingin menyebut namamu. namun, biarkan beberapa orang saja yang tahu siapa kamu, yang telah menginspirasiku membuat note ini.

 

saat mendongeng temanku berkata “nah gimana cara ambil cokelatnya?”

“tinggal ambil aja kak,” seru dan ramai komentar adik-adik.

namun, semua itu tak berarti, karena mereka hanya diam dan berkata, tidak ada yang bergerak. ya, tidak ada yang bergerak tidak sama sekali. mereka cuma terus memberi cara tanpa ada aksi nyata.

indahnya, setelah diberi stimulus ada salah satu yang bergerak dan akhirnya mendapatkan cokelat tersebut.

 

hingga pada suatu hari…

ngenet di Lobi K FT. di hari tersebut begitu banyak sampah bertebaran di lobi tersebut. aku duduk menghadap sebuah kursi untuk meletakkan netbookku. aku berjanji dengan seorang teman untuk ngenet bersama. di sekitar tempatku ngenet pun kotor, aku biarkan dan aku tak pedulikan sedikit pun. ya karena aku rasa aku tak ada hubungannya dengan hal tersebut. meskipun aku merasa tak suka dengan hal tersebut. aku tetap biarkan.

kemudian, setelah temanku datang, ia langsung memberi komentar

“ih, kok kotor banget sih?” ucapnya.

“mau gimana lagi?” balasku

tanpa banyak kata-kata setelah meletakkan tasnya ia langsung memungut sampah-sampah yang berserakan dan memasukkan ke dalam kresek plastik yang ada di sana. ia membersihkan tempat tersebut tanpa perintah siapa pun, tak ada yang menyuruhnya.

aku tersadar, aku merasa ada sesuatu menghatam diriku. tanpa banyak basa-basi aku lalu membantunya untuk membersihkan tempat tersebut agar lebih layak untuk manusia duduk di sana untuk ngenet. masa ya mau nerusin ngenet di pelataran yang penuh sampah. hehehe,aku sungguh tersadar.

aku kembali mengingat mengapa aku begitu bodoh, tidak bertindak. terasa aku masa SMA terpampang jelas di hadapanku, memungut sampah di SMA. memasukkan ke dalam tempat sampah. terinspirasi dari Ueki untuk yang ini, tanya aja temen-temen yang tahu bagaimana maniaknya aku sama Ueki. hehe…

nah, jadi aku ingin simpulkan. bahwa buang sampah pada tempatnya itu penting. eh, bukan itu yang ingin jadi inti kesimpulannya.

kesimpulannya adalah tak ada perubahan bila kita hanya bicara tanpa ada aksi. seperti yang pernah aku buat notenya. tak ada? maka ciptakanlah…

terima kasih untuk temanku yang menyadarkanku dengan tindakannya. aku sungguh senang^^v

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s