Ibu Dosen

Assalamualaykum, ehm.., aku hanya ingin sedikit bercerita tentang hidupku. Bercerita tentang seorang dosen, dosen yang cukup menarik untuk aku ceritakan. Seorang ibu dosen yang cukup unik, cukup baik, dan cukup-cukup lainnya.

Awal mula mendega namanya sepertinya ibu dosen satu in cukup galak. Terutama saat dijelaskan bahwa beliau memakai kacamata dengan sedikit turun. Di dalam novel-novel dosen seperti itu muncul sepertinya cukup nakuti. Seperti ketua asrama di novel harry potter, Mc Gonagel kalo ga salah namanya. Namun, saat bertemu dengan beliau. Doeng… ternyata berbeda 180 derajat. Beliau begitu baik dengan mahasiswanya. Sebagai PA beliau cukup baik untuk mengurusi anak didiknya.

Dosen satu ini terbilang sangat baik, karena mana ada coba dosen yang mau mengajar dengan layar LCD mengatakan pada mahasiswanya dengan ucapan “Boleh saya matikan lampu kelas ini?” tanyanya. Tentu saja boleh bu. Lalu saat observasi, “boleh kita ke gedung ini, ke gedung itu?” lha… masa ga boleh bu? Tanyaku padanya dalam hati. Ibunya baik banget, sampe ngerasa enggak enak sendiri.

Saat semester pertama ibu itu membuat aku dan teman-teman menunggu kehadirannya di kelas. Mulai kelas seharusnya jam 8 tetapi beliau muncul jam 9.30 dan tak ada dari kami yang keluar dari kelas. Semuanya menunggu, saat tiba beliau tersenyum seraya berkata “Maaf saya telat” mau marah tapi bagaimana ya? Rasanya jadi ga bisa marah, beliau bersalah tetapi rasanya kayak ga bersalah bagi kami (ini perkiraanku sendiri). Aku jadi tak merasa ingin tuk mengkritik bahwa ibunya salah ataupun sebagainya.

Saat ingin bertemu dengan ibunya, aku sudah membuat janji dan ibunya muncul dua jam setelah jam yang dijanjikan. Aku kembali tak bisa tuk berkata “ibu ini menghabiskan waktu saya untuk menunggu!!!” rasanya ga bisa marah. Beliau muncul dengan wajah cerah, meminta maaf atas keterlambatan kedatangannya. Tersenyum, dan berkata dengan tutur kata yang halus. Ibu tersebut memang begitu baik. Jadi rasanya saya merasa bersalah ingin marah pada beliau.

Aku mendapat cerita dari adik angkatan, mereka mendapat UAS dari ibu tersebut, saat ingin memulai UAS ibu tersebut berkata “Bila ada yang tidak bisa tanya pada saya saja,” lho? Kok gitu? Wah ini UAS atau tidak sih? Ibu itu kepalang baik atau bagaimana ya? Lalu saat ada yang bertanya beneran ya dijelasin oleh beliau. UASnya ngaco ya? Memang kalo kelasnya beliau jarang yang dapat B adanya nilai cuma A dan A-, susah dapat B. Hahahaha… kalo dosen semuanya gitu wah asyik banget.

Penasaran kok bisa ya ada ibu sebaik itu?

Lalu pernah juga kejadian. Ada mahasiswa yang telat 30menit yang biasanya ga boleh masuk untuk mengikuti kelas, saat itu ibunya tepat waktu. Lalu ibunya berkata demikian “maaf ya, karena saya tepat waktu, silakan duduk.” gubrak!!! Tidak!!!! Ibu-nya kenapa minta maaf? Nah loh? Kok gitu? Pusing kan?

Ya sudahlah, sebaik-baiknya ibu itu tetap saja ibu itu manusia yang juga punya kesalahan. Terima kasih…

17.29 di tanggal 4 maret 2011.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s